Menanti Jaringan 5G di Indonesia

iPhone dan smartphone android sudah mengadopsi 5G, kapankah kita bisa menikmati jaringan 5G di Indonesia ?

5G adalah jaringan seluller generasi ke 5, generasi di atas 4G LTE yang sudah diadopsi didunia sejak th 2010.

 

5G dikenal 2 tingkatan kecepatan, 5G Sub 6GHz dengan kecepatan menengah dan 5G mmWave dengan kecepatan super cepat.

 

5G Sub 6GHz ini akan diadopsi banyak negara di dunia karena menggunakan multi pita frekuensi, bisa menggunakan pita frekuensi rendah dan menengah di bawah 6GHz. Ini yang akan kita kenal sebagai 5G secara umum. Sedangkan 5G mmWave sulit di terapkan dalam waktu beberapa tahun dikarenakan menggunakan pita frekuensi tinggi dimana dibutuhkan banyak sekali bts dengan jarak pendek, gelombang atau sinyal mudah terhalang dan tidak bisa menembus dinding, pohon bahkan pintu rumah. Berbeda dengan 5G Sub 6GHz yang geombangnya lebih panjang dan jarak bts sedikit lebih jauh dan masih dapat menembus dinding dan pohon.

 

Sehingga 5G mmWave bisa diterapkan dalam radius yang terbatas seperti di kota area tertentu dan di area area khusus yang membutuhkan kecepatan super cepat. Beberapa negara yang menggunakan atau akan menggunakan 5G mmWave, sebut saja USA, Jepang, Korea Selatan dan China, itupun pada area terbatas.

 

BAGAIMANA DENGAN INDONESIA ?

 

Baru saja pihak Kominfo mengumumkan pemenang tender pita frekuensi 2,3GHz yang nantinya sebagian diperuntukkan untuk jaringan 5G. Adalah Smartfren, Telkomsel dan 3.

 

Apakah artinya Indonesia segera akan menikmati jaringan 5G ? 

 

Kita tahu bahwa jaringan 5G membutuhkan pita frekuensi yang besar dan di Indonesia ketersediaannya sangat terbatas.

Kita tau bahwa jaringan 5G butuh infrastruktur lebih banyak ketimbang jaringan 4G LTE, 

Kita tahu bahwa jaringan 4G/LTE di Indonesia belum merata dan belum mencapai kecepatan maksimal 4G LTE.

Kita tahu pengguna internet di Indonesia masih melihat harga internet relatif mahal.

 

4 kenda inilah penyebab utama lambatnya Indonesia menikmati kecepatan internet yang tinggi.

 

Tiga operator ini saya kira akan lebih memprioritaskan pita frekuensi yang diperolehnya utk mengembangkan jangkauan 4G LTE,  kalaupun operator ini menggelar jaringan 5G tentu hanya permulaan saja dan itu di area tertentu saja. Apakah di kota besar ? Di bandara ? Atau area pariwisata yang sasarannya pengguna luar yang berkunjung ke Indonesia ?

 

Dinegara negara luar pita frekuensi yang digunakan untuk jaringan 5G adalah 3,5GHz, ini yang ideal, ketimbang pita frekuensi 2,3GHz yang saat ini ketersediaannya juga hanya sedikit.

 

Kembali lagi ke soal bisnis operator, tentu memilih memperluas jaringan 4G LTE ketimbang jaringan 5G, lebih memilih agar jangkauan internet lebih luas yaitu jaringan 4G LTE dari pada menggelar jaringan 5G yang akan di nikmati segelintir orang saja karena smartphone atau iPhone 5G masih didominasi smartphone high end.

 

Yang akhirnya tahun 2021 kita sebenarnya belum menikmati yang namanya jaringan 5G tetapi yang dinikmati adalah Jaringan 4G LTE dengan kecepatan maksimal, yang tentu lebih cepat dari jaringan 4G LTE saat ini.

 

Apakah pengguna akan tau kalau yang dinikmati di th 2021 adalah jaringan 5G ? Bisa saja para operator mengatakan itu jaringan 5G, padahal yang ada adalah jaringan 4G LTE maksimal.

 

Saat ini kecepatan internet jaringan 4G LTE di Indonesia berkisar 5,7 sd 18,5 Mbps untuk mengunduh. Dan kita tahu bahwa 4G LTE mampu di 100Mbps, masih sangat jauh bukan ?

 

Bagaimana utk kecepatan 5G yang bisa diatas 600Mbps kecepatan downloadnya ?

 

Ini kecepatan di dunia nyata, kita masih sangat jauh.

 

Tetapi kita tetap menaruh harapan pada pemerintah dan operator di Indonesia, agar Indonesia tidak jauh tertinggal dari negara lain.

 

Semoga.

 

 

by MatriX, iDevice Indonesia


Deni Almahera

132 Blog posts

Comments